App mencari makan halal di Bali

1 September 2017 at 17:24 | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Link ke app: https://play.google.com/store/apps/details?id=yuliadi.com.blhlv2

Ide pembuatan app ini sudah cukup lama. Saat saya datang ke Bali,  salah satu hal yang menyulitkan adalah mencari makan halal. Biasanya googling dulu, lalu tandai di peta. Tetapi ada beberapa tempat yang jarang dibahas orang, tidak mencantumkan halal di restorannya dan diwebsitenya padahal sebenarnya punya sertifikat halal MUI.  Ini diperparah situs MUI yang tidak menyedikan informasi yang mudah diakses masyarakat.

Sekitar sebulan yang lalu, untungnya ada pelatihan pengembangan Android dari Google untuk para dosen. Lumayan panjang 5 hari full time. Sambil ikut pelatihan saya mulai iseng mulai buat app ini.  Berlanjut saat saya ikut menemani istri ke Bali dalam rangka konferensi.

Saya tidak menduga ternyata perlu waktu banyak untuk mengumpulkan dan memverifikasi data.  Data dari MUI (pusat dan lokal Bali) berbentuk pdf dan isinya lebih fokus terhadap perusahaan yang mendaftarkan dan tidak ada informasi alamat.  Perlu dicek satu persatu dengan Google Streetview, Zomato dan Tripadvisor.

Setelah data tempat makan yang dapat sertifikat MUI, saya lanjutkan dengan data yang self-certified, artinya mengklaim halal dengan tulisan “halal” ditempel di depan tempat restoran atau diwebsitenya. Setelah googling tempat-tempat yang katanya halal, ternyata banyak yang sebenarnya tidak mengklaim dirinya halal karena menyajikan minuman alkohol. Orang mengganggap halal karena berasumsi karena tempat itu hanya menyajikan seafood, makanan timur tengah dan sunda.  Mungkin ke depannya saya akan tambahkan kategori no-pork tanpa atau dengan alkohol.

Dari sisi teknis, banyak yang saya pelajari. Mungkin nanti detilnya akan diposting terpisah. Ini beberapa yang saya ingat:

  • Recyleview, walaupun lebih ribet ternyata lebih cepat daripada listview.
  • Penggunaan key untuk mengakses Google Map API.  Ternyata key ini kalau ganti komputer harus dibuat lagi. Lalu saat publish jangan lupa diletakkan juga di /res/release.   Jika menggunakan Google Play App Signing, jangan lupa SHA1-nya ditambahkan ke key. Sempat panik saat coba app yang di playstore peta-nya blank 😦
  • Splashscreen dengan style tanpa load view, sangat membantu dari sisi user interface daripada user melihat layar kosong.
  • Layout dengan constraint layout mantep, mulai dari HP kecil sampai tablet bisa tetap bagus.
  • Karena ukuran APK saya besar (kena error), maka saya set proguard agar mengecilkan app. Tapi ini punya efek samping fasilitas search tidak jalan. Bug yang luar biasa (hanya error saat jadi APK). Harus tambahkan perkecualian di proguard untuk searchview.
  • Ada masalah penggunaan appcompat, ini saya lupa, tapi kalau tidak salah saat saya mengakses icon. Di HP istri (LG) ini menyebabkan error.
  • Ada beberapa device lokal (Andromax) yang mengalami error. Tapi karena saya tidak punya devicenya, masih belum bisa didebug.
  • Alpha dan beta test bisa dilakukan di playstore, tapi belum jelas caranya seperti apa.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: