11 Tahun Kemudian ..

23 January 2009 at 23:02 | Posted in Uncategorized | 9 Comments

Hari ini istri saya mendapat telepon dari Jurusan Teknik  Lingkungan (TL) ITB untuk memperbaiki sistem akademik (SIMAK) yang kami buat 11 tahun yang lalu. SIMAK ini kami kembangkan saat kami masih kuliah S1 dulu. Saat istri saya selesai bercerita, pertanyaan saya cuma satu “Lho, SIMAK itu masih dipake disana?”.  Saat ini sistem akademik ITB sudah terpusat dan software pengolahan nilai di jurusan sebenarnya sudah tidak diperlukan lagi.  SIMAK kami ternyata masih digunakan karena menghasilkan laporan yang spesifik untuk kebutuhan jurusan ini.

Dalam perjalanan pulang, ingatan saya menerawang ke masa lalu.  Sekitar tahun 1997, kami mengembangkan SIMAK di jurusan perminyakan dan berlanjut ke fakultas (waktu itu FIKTM). Akibat salah perhitungan yang parah (rencana pengembangan yang 6 bulan, molor menjadi 1.5 tahun!) ,  pengembangan software ini dapat dikatakan rugi berat. Tapi walaupun secara finansial rugi, bagi kami waktu itu SIMAK ini  adalah software yang paling canggih:  dengan kemampuan masih pas-pasan, ratusan jam digunakan untuk develop, debug dan  fine tuning.  Walaupun tidak diminta, fitur-fitur yang kami anggap bagus kami tambahkan.  Uang bukan masalah waktu itu, motivasi utama cuma idealisme saja. Kepuasan yang paling tinggi bagi programmer adalah melihat programnya jalan, operasional dan berguna bagi orang lain.

Kemudian saya berpikir, bisa tidak software ini dijual ke jurusan lain (sekalian menutup kerugian🙂 ).  Lalu saya membuat semacam buku promosi berisi fitur-fitur SIMAK. Kemudian saya datangi ketua-ketua  jurusan.  Sempat grogi berat,  maklum masih mahasiswa dan belum pernah jadi sales door-to-door sebelumnya :)  Saya ingat masih menggunakan ransel saat bertemu dengan para ketua jurusan (kurang profesional pokoknya).   Modal utamanya cuma satu:  bukti bahwa software ini sudah operasional di FIKTM.

Umumnya sambutan dari ketua jurusan baik.  Hanya ketua jurusan Teknik Arsitektur yang menolak bertemu (ternyata mereka sudah buat sendiri).  Tapi waktu itu tetap agak sakit hati sih (lagi-lagi bukan sales profesional, harusnya bisa tabah terhadap penolakan🙂 ) .  Sampai saat ini saya tidak pernah mengusir sales dengan kasar,  paling hanya bilang  “tidak makasih”   tapi tetap dengan senyuman. Ingat masa lalu soalnya.

Jurusan TL adalah jurusan pertama yang menelepon dan tertarik untuk membeli. Wah loncat-loncat saya waktu mendapat telepon dari ketua jurusannya :)    Karena hanya customizing dan sedikit tambahan fitur,  software dapat running dalam 3  bulan dan secara finansial menguntungkan. Sekitar setahun kemudian  Sipil, FSRD, Geodesi dan (akhirnya) IF juga membeli software kami.   Selang 11 tahun,  setelah melewati satu kali upgrade,  yang masih menggunakan SIMAK hanyalah TM (untuk transkrip alumni),  Sipil (?) dan TL. Itupun hanya sebagian fitur saja.

Walaupun tinggal 3 jurusan dari 10, tapi  tetap menyenangkan melihat code yang dibuat waktu kuliah masih tetap berguna setelah 11 tahun.

9 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. .
    Akhirnya membuahlan hasil juga, ya pak…

  2. Luar biasa pak, mudah-mudahan SMSBK bisa lebih baik ya pak!😀

    Membaca pengalaman bapak menjadi ‘salles dadakan’ Jadi terfikir lagi soal ‘soft skill’ untuk mahasiswa ilkom, hal ini memang harus diperhatikan oleh mhs yang memang berniat menjadi seorang technopreneur, mungkin perlu ada satu mata kuliah khusus nih pak..

  3. @mbel: iya🙂

    @asep:
    Agak susah buat matakuliahnya, lagipula hal seperti ini tidak dapat dilakukan dalam waktu pendek. Mungkin bisa dibuat semacam seminar-seminar dengan mengundang pengusaha yg berhasil.

  4. […] 11 Tahun Kemudian .. […]

  5. Tulisan mas romi di
    http://romisatriawahono.net/2007/12/03/beralihnya-trend-ke-jurusan-desain/
    cukup memberi saya satu impian, andai itu bisa dilakukan di UPI, kenapa tidak??😀

  6. Pak, saya boleh minta booklet berisi fitur-fitur simak? Mohon dukungannya juga Pak, saya dan beberapa rekan ilkom sedang mengembangkan program kecil2an juga. Tapi butuh beberapa referensi untuk promosinya. Booklet simak akan sangat membantu pak.

    • Wah udah hilang entah kemana🙂

  7. Kalau boleh tahu program Bapak dibuat dalam bhs pemrograman apa? Terus terang pengalaman programming saya terbatas, baru Pascal, sedikit C, dan sedikit Assembler. Saya sangat asing ( belum pernah) coba2 dengan bhs pemrograman era sekarang ini. Cuma pernah denger, tapi belum mencobanya. Kira2 yang patut dikuasai sekarang itu bsh pemrog apa? Terima kasih banyak ya….

    • Delphi bu, masih Delphi 3 kalau tidak salah. Sangat mirip pascal bahasanya.
      Untuk sekarang bahasa pemrograman di kalangan akademik dan industri besar: Java. Industri menengah: PHP+MySQL.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: