Pemisahan Staf Perokok

22 February 2008 at 06:54 | Posted in Uncategorized | 8 Comments
Tags:

Dalam rapat jurusan beberapa hari lalu, ada hal yang menggembirakan: pemisahan ruangan kerja dosen perokok dan non-perokok!

Bagusnya lagi, keputusan ini dilakukan secara terbuka di rapat dengan suasana santai. Salah seorang rekan saya yang perokok hanya berkata sambil ketawa-ketawa “Wah kami dikucilkan euy!”. Saya lihat tidak ada rasa sakit hati, karena mungkin mereka sadar juga bahaya jadi perokok pasif. Saya sih membayangkan ruangan mereka nanti, wah bisa-bisa berkabut.

Walaupun ruangan kerja saya tidak memiliki perokok, tetap saja ini merupakan kabar baik. Di ruangan istri saya, walaupun terpisah cukup jauh tapi tetap satu ruangan dengan dosen perokok. Padahal ada teman istri saya yang sedang hamil juga di ruangan itu. Untung saja (ya orang Jawalah, untung terus🙂 ) ruangan itu besar dan banyak jendela yang bisa dibuka, dan yang merokok cuma satu orang.

Pokoknya, dukung diskriminasi perokok dan non-perokok! :-)  Bagi yang punya teman perokok, sayangi orangnya, bukan rokoknya hehe.

8 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. wah keren tuh pak…
    asa gimana kitu llihat dosen yang merokok..hehe

  2. Wadoooh…
    Merokok yak…???

    Haraaaammm itu.
    Haraaammm….
    🙄

  3. @seil: asa apa? asa pengen?🙂

    @mbel: tidak tahu pasti tentang hukumnya. Tapi yang jelas itu termasuk kegiatan menyakiti diri sendiri.

  4. Sebaiknya memang ruangan merokok terpisah, untuk kenyamanan bersama.

  5. @kramero
    Bener itu, contoh lain yang bagus adalah di tempat makan. Sayangnya banyak yang melanggar, tidak mau makan (+merokok) di tempat yang sudah disediakan. Atau bahkan ada tanda dilarang merokok tetap saja ngotot merokok🙂

  6. alhamdulilah pak saya mah ga merokok.. soalnya haram hehe….
    http://www.halalguide.info/content/view/338/38/

  7. @seil
    Wah kalau begitu kok kebanyakan kiai setahu saya ngerokok ya? (sayangnya sering membuat karpet mesjid bolong) .
    Mungkin hukumnya masih diperdebatkan.

  8. haran dan tidaknya tergantung dari keadaan yang merokok dan sekitarnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: