Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM)

31 January 2008 at 23:40 | Posted in Uncategorized | 27 Comments

Perkiraan saya, paling lambat setelah pemilu 2009 nanti harga bensin (premium) akan naik. Mungkin sama dengan kasus saat SBY jadi presiden di tahun 2004.

Saya sendiri saat ini menggunakan pertamax. Pertama karena spesifikasi mobilnya memang demikian dan kedua hitung-hitung belajar tidak disubsidi negara (jangan hanya bisa mengeluh saja dengan bangsa Indonesia ini, lakukan apa yang dapat dilakukan).

Karena harganya yang makin mahal (sekarang 7700/liter), saya coba beberapa hal yang sepertinya bisa menghemat bbm, beberapa saya ambil dari buku manual Picanto dan lainnya dari internet. Ini diantaranya:

  • Tidak perlu memanaskan mesin. Menurut manual Picanto, mobil hanya perlu dinyalakan 10-20 detik sebelum digunakan. Begitu menyalakan mobil dalam hati saya hitung 1,2,3…10 langsung keluar dari garasi.
  • Jaga RPM optimum. Ada yang bilang RPM harus dibuat rendah, gunakan gigi setinggi mungkin. Ini asumsi yang kadang salah. Untuk kondisi dalam kota yang padat apalagi Bandung yang banyak naik-turun, memaksa mobil dengan RPM rendah justru membuat konsumsi bbm lebih boros dan membebani mesin. Jadi jangan terlalu tinggi RPM-nya (“over-rev”) tapi juga jangan terlalu rendah (“lug”). Caranya? ya dengan perasaan. Ada yang bilang jaga di RPM max torque atau max HP/2. Saya coba ini dan memang nyaman. Picanto max torque-nya di 2800. Pada RPM ini pedal gas ringan ditekan dan kalau terpaksa agak mengerem, bisa kembali ke RPM ini lagi tanpa perlu tekan gas terlalu banyak. Pada RPM 2800, gigi 3, kecepatan Picanto sekitar 60kph; gigi 2 sekitar 40 kph. Jadi saya paling sering menggunakan gigi 2. –update 28 mei 08 — Dari artikel tentang pemenang lomba irit picanto, menurut dia RPM harus dijaga antara 2000 sd 2500 –
  • Kalau jalan turun, jangan terlalu banyak menggunakan rem. Ini juga cocok untuk Bandung. Saya sering melihat mobil yang saat jalan turun lampu rem-nya nyala terus. Untuk tip ini saya tidak begitu mengerti mengapa bisa membuat bensin boros. Tapi yang jelas pasti membuat rem cepat aus :-)
  • – update 1 Juni 08 — Kalau ada kendaraan yang agresif di belakang, segera beri jalan. Kadang-kadang jika ini terjadi saya malah reflek menambah kecepatan (instinct mungkin?).  Daripada kejar-kejaran lebih baik mengalah, bensin irit, tekanan darah tidak naik :-)
  • Nah yang lain sih nasehat standard: tekanan ban, menyetir jangan grasak-grusuk (harus smooth), kurangi beban mobil (lebih bagus dan sehat lagi kurangi berat badan penumpang dan sopir hehe), rawat mobil secara teratur (oli, spooring+balancing, air filter), jangan ngebut, persiapkan perjalanan.

Hasilnya lumayan, selama ini  1:10-12 untuk Bandung (non tol). Sepertinya bisa lebih bagus lagi setelah service 1000 km (ganti oli+dibersihkan). Lagipula kemarin ban saya terlalu kempes. Nanti akan saya update lagi.  –update 1 Juni 08 — sekarang stabil dikisaran 1:11.5 (non tol),  berikutnya sedang mencoba menjaga RPM dikisaran 2500 (30 kph atau 50 kph), AC dimatikan menjelang sampai ke tujuan atau kalau tidak terlalu panas. Soalnya harga pertamax sudah mencapai 9800! –

Dapat dikatakan biaya bbm saya tidak berubah dibandingkan Katana dulu yang menggunakan premium. Tapi bisa juga sih karena kondisi Katana-nya sudah parah sehingga super boros.

BTW hal yang paling susah dirubah adalah menyetir dengan halus. Sering timbul perasaan ingin cepat sampai. Saya ingat nasihat dari teman saya: “nyetir itu harus dinikmati”. Biasanya saya jadi menarik nafas panjang lalu menyalakan musik.. “ya kucoba :-)

About these ads

27 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Untuk point 3, belom tentu jugak segh pak…
    Mungkin mobil didepan kita itu Matic….

    Betool begetoo…???

  2. Matic bukannya juga ada fasilitas engine break juga? Jadi bisa jalan pelan-pelan tanpa perlu rem. Tapi tidak tahu juga ya, belum pernah nyetir mobil matic :-)

  3. Salam kenal pak yudi,
    kalau dari pengalaman yang bapak tahu, mana lebih nyaman pakai dan lebih hemat kalau dibandingkan new picanto dengan xenia 1000 cc?

    Terima kasih pak atas informasinya.
    (kalau bisa dibalas juga ke eamil saya ya pai berhub tiap hari saya pasti cek email)..

  4. Saya cuma pernah menggunakan avanza 1.3 sebentar pak. Tapi IMO lebih nyaman picanto, terasa lebih enteng dan posisi nyetirnya lebih nyaman. Kalau Xenia 1000 menurut saya akan terasa lebih berat lagi (1000 cc untuk menarik bobot mobil yang besar). Saya pernah baca malah lebih irit yang 1300 cc dibandingkan yang 1000. Tapi tidak tahu juga pastinya ya, soalnya belum pernah punya xenia 1000.

  5. Makasih atas blog p. Yudi, bikin saya ikutan ambil new picanto. Tapi skg di Solo harganya jadi 113 jt! Ikutan naik krn BBM! Untungnya saya diminta beli 1 hari sblm naik harga. So, masih dpt 110. Thanks dan tulis banyak2 tips mengendarai Picanto ya pak. Salam.

  6. Sama-sama. Selamat ya atas mobil barunya. 113 itu OPT1? lumayan mahal sekarang. Saya tunggu reviewnya ya di https://yudiwbs.wordpress.com/2008/01/03/review-kia-picanto/

    tks.

  7. ada tambahan beberapa mas.., mudah2an bisa berguna. Saya dapatkan pas browsing.
    1. menjaga supaya laju kendaraan tetap konstan. Setiap kali hendak pindah gigi, usahakan supaya kisaran RPM mobil berada pada angka 3000-4000 (untuk kendaraan bensin) dan 2500-3500 (untuk yang berbahan bakar solar).
    2. Mainkan gigi mobil Anda supaya kecepatan dan laju RPM konstan.
    3. seandainya kaca jendela harus dibuka, usahakan supaya jangan hanya satu melainkan kedua sisi (kiri dan kanan) jendela yang dibuka. Sebab seandainya Anda hanya membuka satu sisi saja, maka sirkulasi udara hanya akan berjalan satu arah (masuk) dan dengan sendirinya akan menghambat kecepatan laju kendaraan. Otomatis, bahan bakar akan lebih banyak dikuras.
    4. Akselerasi Lembut. Mulailah mengemudi lebih lambat, dengan akselerasi lembut dan mengerem pelan-pelan. Semakin ngebut, semakin banyak bahan bakar yang dibutuhkan.
    5. Kenali Takanan Ban.
    6. Patuhi Pola Perawatan Rutin.
    7. Mengatur kembali timing pengapian.
    8. Awas knalpot bolong ! Adanya lobang pada muffler atau di pipa knalpot akan memboroskan bahan bakar, berisik dan berbau busuk.

  8. Makasih tambahannya :-)

  9. Pak Yudi pernah coba dengan tambahan tablet MPG-CAPS produksi FFI Amerika, yang katanya bisa membuat bensin premium jadi sekualitas pertamax?
    Sy belum berani mencobanya

    Sekarang dipasarkan secara MLM di Indonesia
    1 tablet harganya 20rb, dimasukan ke tank bensin ( 1 tablet untuk 60 liter, kl ga salah) bisa irit BBM smp 20%??

  10. Saya pribadi kurang percaya dengan tambahan di bahan bakar. Soalnya kalau memang murah, efektif dan tanpa efek samping pasti sudah ditambahkan oleh industri perminyakan.

    Di milis pica ada yang pake (malah ikut jual), lalu setelah dua tahun ada masalah dengan mobilnya, mrebet gitu kalau tidak salah. Akhirnya dia berhenti menggunakan dan berhenti jualan juga.

    Bernah baca di forum otomatif, kalau pakai campuran seperti ini harus rajin membersihkan saringan bensin, injector dll. Wah kalau saya sih males, niat beli baru ‘kan supaya bebas dengan hal seperti itu :) setidaknya sampai 3-5 tahun kedepan.

  11. Saya beli pica 2nd tahun 2004 sehingga tanpa buku manual. Saya sudah coba menghubungi KIA berkali-kali lewat website KIAMOBIL.COM, namun belum satupun ditanggapi. Gimana saya bisa mendapatkan copy atau informasi tentang buku tersebut.
    Untuk tekanan ban depan kok sepertinya harus lebih tinggi ya, karena beban mesin yang berat. Di manual, berapa tekanan maksimum yang dianjurkan? Karena roda depan juga sebagai penggerak, maka faktor ban ini sepertinya sangat berpengaruh dengan BBM. Untuk menghemat BBM, apakah ada yang sudah pakai alat penghemat BBM magnetis?

  12. Di bengkel resmi mungkin? Atau kalau anda di Bandung bisa pinjam punya saya untuk di fotocopy :-)

    Tekanan ban ideal ada di bagian pintu pak, 32 depan, 32 belakang. Penghemat BBM magnetis setahu saya tidak memiliki pengaruh.

  13. Saya punya pengalaman yang mendebarkan. Pagi itu, sehabis memeriksakan anak, saya berhenti di depan apotik untuk nebus obat. Ketika mesin pica saya matikan, kondisi radio masih ON. Sewaktu mau start, e.. ternyata terdengar bunyi ceklek… dan semua panel mati. Pikir saya ada sekreng yang putus. Kebetulan saya punya kenalan yang tahu mesin mobil, saya telpon dan datang bawa AVO meter untuk ngecek. Setelah dicek sekrengnya ternyata tidak ada yang putus. Kemuduan diukur tegangan accu pada terminallnya juga normal. Tapi setelah diukur tegangan accu setelah konektor, ternyata tegangan droop, padahal koneksi accu kencang. Kemudian konektor dibongkar dengan kunci, diampelas dan di pasang. Ternyata, karena arus asut start yang besar, maka kerak pada terminal accu sangat berpengaruh. Jadi kepada rekan-rekan, tidak usah panik kalau terjadi hal serupa.
    Oh ya, Mas Yudi pernah ganti spatu rem cakram depan? saya tanya yang ori, kok harganya sampai 300 ribu ya. Apakah ada penggantinya yang pas dari merk lain?

  14. Makasih mas Yono atas masukannya. Untuk rem mungkin bisa ditanyakan ke milis saja, saya sih belum pernah ganti.

  15. engine brake bikin boros, bukan bgitu?

    • Untuk mesin yg baru setahu saya lebih irit. Saat engine break, bensin yg dikeluarkan oleh ECU lebih sedikit dibandingkan dengan saat idle.

  16. Sharing saja pak
    Saya pernah pakai Xenia Li 2005 s.d 2008
    Bensin dalam kota 1:9,5/1:10 luar kota 1:13
    Tahun 2008 pakai Xenia Xi VVTi, dalam kota 1:10/1:10,5 luar kota 1:14
    Sudah 6 ini saya pakai fuel additive dari amrik berupa cairan (maaf: autobless), tenaga/torsi terasa ada peningkatan, di RPM 2000 sdh terasa tenaga, bensin dlm kota selalu diatas 1:11 luar kota 1:14,5 dengan agresif driving style dg kecepatan 100-130 kpj. Mau nanya ada efek buruk ga dari additive tersebut?

  17. om tanya dunk
    kira2 berapa harga fuel pump picanto asli
    thanx ya

    • Kebetulan awal Juni pica saya bermasalah, sepertinya bensin telat sampai keruang bakar. Oleh teknisi diperkirakan pompa bensin. Saya tanya ke KIA harganya satuset 1,6 juta. Kalau hanya pump nya saja 850 ribu. Kemudian karena dana terbatas, saya coba pakai merk lain produk jerman, dipasang bisa (meski tdk direkomendasi KIA) harga 300 ribu. Ternyata kinerja mesin tidak meningkat banyak. Kemudian diservice nozzelnya, dan seterusnya. Sekarang tenaganya meningkat drastis, dan kemungkinan fuel pump yang awal tidak rusak. Tapi memang sebaikya setidaknya setiap 20.000 km, diset ulang nozel dan dibersihkan ruang bakarnya.

  18. Saya punya pica 2nd 04…saat ini saya punya masalah dengan pica nya,.mudah2 an bp. bisa bagi tips dan cara mengatasinnya kepada saya.
    Pada saat mau pindah gigi 1 ke gigi 2 selalu mobil saya meng angguk2 dan pada saat yg bersamaan saya harus langsung memgurangi injakan gas nya biar anggukan nya hilang. Hal seperti ini baru saya alami baru2 ini,.mungkin bp bisa bantu saya untuk pemecahan masalah ini.trims.(klo bs balasnya ke e-mail saya y pak?

    • Sekedar sharring aja, karena saya pakai pica 2004 sudah 2 tahun lebih. Saya juga pernah mengalami hal serupa. Waktu baru beli 2nd (3 bulanan) terjadi seperti itu, ndet-ndet, terutama kalau menanjak atau start dan kondisi belok. Waktu itu ternyata karena kanvas koplingnya telah tipis (km sekitar 70.000) dan diganti kanvas+cover kanvas dan as kanvas (namanya saya lupa) total sekitar 1,3 juta-an belum termasuk pasangnya. Setelah diganti ternyata tenaga pulih.

      2 tahun kemudian, (juni ini, km:110.000) tenaga sepertinya hilang, kemudian saya perbaiki. Pertama diperkirakan kanvas koplingnya, karena rpn tinggi, tapi kecepatan tetap rendah. Saya ganti kanvas kopling, kover dan asnya). Ternyata setelah dibongkar, kanvas kopling masih baik (tapi sudah terlanjur saya beli), dan ternyata roda gilanya perlu dibubut (istilahnya saya kurang paham). Dipasang, tenaga pulih.
      Namun seminggu kemudian, tenaga mobil loyo, saya ke bengkel lagi, kemudian di-scan enggine dengan komputer. Hasil analis normal semua, akhirnya diganti busi dan dibersihkan sarinagn ebnsin, dan diganti pompa bensinya. Tenaga mobil hanya naik sedikit. Kemudisn diset dan dibersihkan nozelnya, dipasang dan tenaga lumayan meningkat, namun belum optimal. Terahir, dibersihkan (namanya saya tidak tahu, tapi satu rangkaian pada sistem pembakaran), dan sekarang hasilnya tenaga luar biasa gesit. Namun baru beberapa hari ini, sehingga saya belum bisa memantau bahan bakarnya. Sebelumnya, pica saya 1:12 dalam kota Yogya, full AC dan luar kota 1:14, pakai premium.
      Jadi menurut saya, berkurangnya kinerja pica saya karena setelah jalan sekitar 50.000 km, belum pernah dilakukan pembersihan maupun penyetelah sistem pembakaran (nozzel, ruang bakar).
      Namun itu baru perkiraan, mungkin teman-teman ada yang tahu setiap berapa km, nozzel dan ruang bakar harus dibersihkan.

  19. salam kenal pak yudi, saya punya pica 2nd tahun 2005, pas mau beli kata nya sih buku manualnya ada, gak taunya pas udah di beli bukunya ilang katanya. sebelumnya saya menggunakan espass, jadi saya bener2 buta masalah kendaraan penggerak depan. Bila berkenan, boleh gak pak saya copy buku manual pica bapak? kebetulan saya juga di bandung dan setiap jumat pagi suka nganterin istri ngajar di balai bahasa UPI. makasih pak sebelumnya…

  20. Untuk radiator cont picanto yang bagus apa ya? sama itu tu antena kokk gak bisa ditekuk. ada jenis lain gak buat my pica

  21. intinya gaya mengemudinya yg harus dibenerin ya..:D

  22. maaf, saya baru saja beli picanto 2009 tanpa buku manual. pertanyaan saya: bagaimana cara menaik turunkan antena radionya? apakah otomatis? trm ksh

    • tdk bisa diturunkan.

      • oh begitu ya pak? terima kasih :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers

%d bloggers like this: