Kurikulum Ilmu Komputer SD-SMA (K-12) versi ACM: Masukan untuk perbaikan kurikulum TIK kita

15 March 2010 at 06:29 | Posted in Uncategorized | 12 Comments

–update 15 maret 09,  tingkat 1-4 di kurikulum –

Banyak keluhan yang saya dengar mengenai kurikulum TIK yang sekarang berlaku,  diantaranya:

  1. Membosankan, banyak siswa yang telah menguasai aplikasi sebelum itu diajarkan.
  2. Terlalu menekankan kepada kemampuan penggunaan komputer, bukan pola pikir dan kemampuan problem solving.
  3. Terkait dengan point 2,  guru mengalami kesulitan saat mengajar tanpa komputer, misalnya di kelas .

ACM melalui CSTA (Computer Science Teacher Association), telah membuat kurikulum computer  science untuk K-12 dan telah digunakan di sekitar 25% sekolah di US.  Tentu saja tidak harus diambil bulat-bulat, tapi saya pikir dapat bermanfaat sebagai bahan perbandingan dan perbaikan kurikulum TIK SD-SMA di Indonesia.

Saya cuplik dan terjemahkan hanya bagian kompetensi yang diharapkan dimiliki siswa. Versi lengkap (bhs Inggris), dapat didownload di: http://csta.acm.org/Curriculum/sub/ACMK12CSModel.html

Terdapat empat tingkatan di kurikulum ini. Tingkat 1 (kelas 2-8) mengajarkan dasar ilmu komputer, tingkat 2 (kelas 9 atau 10) bertopik ilmu komputer di dunia modern, tingkat 3  (kelas 10 atau 11)  berisi ilmu komputer dari sisi analisis dan perancangan dan tingkat 4 (kelas 11 atau 12) berisi topik-topik khusus.  Tingkat 3 dan tingkat 4 merupakan pilihan. Siswa dari tingkat 2 (kelas 9 atau 10) dapat melanjutkan ke tingkat 3 atau  langsung loncat ke tingkat 4.

Berikut adalah kompetensi siswa yang diharapkan untuk kelas 2 – 8 (tingkat 1):

Setelah menyelesaikan kelas 2, siswa dapat:

  1. Menggunakan standard alat input dan output untuk dapat mengoperasikan komputer dan teknologi terkait.
  2. Menggunakan komputer dalam kegiatan pembelajaran terarah maupun independen.
  3. Mengkomunikasikan teknologi menggunakan terminologi yang tepat (sesuai dengan umur).
  4. Menggunakan sumber multimedia untuk mendukung proses belajar (contoh: buku interaktif, software dukasi, ensklopedi multimedia).
  5. Bekerja secara kooperatif dan kolaboratif dengan teman, guru dan orang lain saat menggunakan teknologi.
  6. Memperlihatkan tingkah laku positif dan etis saat menggunakan teknologi.
  7. Bertanggung jawab saat menggunakan sistem teknologi dan software.
  8. Mengembangkan produk multimedia (sesuai dengan tingkat perkembangan) dengan dukungan guru, keluarga atau teman.
  9. Menggunakan teknologi (contoh: teka-teki, program, alat menulis, kamera digital, dan alat gambar) untuk memecahkan masalah, berkomunikasi dan memberikan ilustrasi untuk pemikiran, ide dan cerita.
  10. Mengumpulkan informasi dan mengkomunikasikannya dengan orang lain menggunakan alat telekomunikasi dengan dukungan guru, keluarga atau teman.
  11. Memahami bagaimana 0 dan 1 dapat digunakan untuk merepresentasikan informasi seperti gambar digital dan angka. <catatan penulis: lihat video atau   http://csunplugged.org/binary-numbers yang memperlihatkan pengajaran bilangan biner dengan menarik tanpa komputer>
  12. Memahami bagaimana mengatur informasi dalam urutan yang berguna, seperti direktori telepon, tanpa menggunakan komputer.

Setelah menyelesaikan kelas 3-5, siswa dapat:

  1. Menggunakan keyboard dan alat input/output lainnya dengan nyaman, mencapai tingkat tertentu dalam menggunakan keyboard dengan jari yang benar.
  2. Mendiskusikan penggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, beserta kelebihan dan kekurangannya.
  3. Mendiskusikan hal-hal yang terkait dengan tanggung jawab dalam menggunakan  teknologi dan informasi dan mendeskripsikan akibat penggunaan yang tidak tepat.
  4. Menggunakan alat produktivitas yang umum untuk mendukung produktivitas individu, memperbaiki kemampuan dan memfasilitasi proses belajar.
  5. Menggunakan alat teknologi (misal pengembang multimedia, presentasi, pengembang web, kamera, scanner) baik individual maupun kolaboratif dalam menulis, mengkomunikasikan dan mempublikasikan aktivitas untuk membuat presentasi bagi audiens di dalam dan diluar kelas.
  6. Menggunakan alat telekomunikasi secara efisien untuk mengakses informasi yang jauh, berkomunikasi dengan orang lain untuk mendukung pembelajaran langsung dan independen dan memenuhi minat individu.
  7. Menggunakan sumber online (seperti email, diskusi online, web) untuk berpartisipasi dalam pemecahan masalah secara kolaboratif dalam mengembangkan solusi atau produk bagi audiens di dalam maupun di luar kelas.
  8. Menggunakan teknologi (seperti kalkulator, video, software edukasi) untuk pemecahan masalah, belajar mandiri dan extended learning activities
  9. Menentukan teknologi mana yang berguna, memilih alat dan sumberdaya yang tepat untuk memecahkan berbagai macam masalah.
  10. Mengevaluasi akurasi, relevansi, ketepatan, kelengkapan dan bias yang terjadi pada sumber informasi elektronik.
  11. Tanpa komputer, mengembangkan pengertian tentang algoritma, seperti kompresi teks, pencarian, network routing. <catatan penulis: lihat csunplugged.org yang memperlihatkan bahwa ilmu komputer dapat diajarkan kepada siswa tanpa komputer!>

Setelah menyelesaikan kelas 6-8, siswa dapat:

  1. Menggunakan strategi untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan  masalah hardware dan software pada kehidupan sehari-hari.
  2. Mendemonstrasikan pengetahuan terhadap perubahan teknologi informasi dan efeknya terhadap pekerjaan  dan masyrakat.
  3. Memperlihatkan tingkah laku yang baik dan etis ketika menggunakan teknologi informasi dan mendiskusikan akibat dari penggunaan yang tidak tepat.
  4. Menggunakan alat pembuat konten, software dan simulasi (misalnya environmental probes, kalkulator grafik, exploratory environments, Web) untuk mendukung pembelajaran dan riset.
  5. Menggunakan alat produtivitas/multimedia untuk mendukung produktivitas individu, kolaborasi grup dan proses belajar.
  6. Merancang, mengembangkan, mem-publish dan mempresentasikan produk (contoh: website, video) menggunakan teknologi yang mendemonstrasikan konsep komunikasi kepada audiens di dalam maupun di luar kelas.
  7. Berkolaborasi dengan teman, ahli dan yang lain menggunakan alat telekomunikasi untuk meneliti permasalahan, isu dan informasi seputar  pendidikan kemudian mengembangkan solusi untuk audiens di dalam maupun di luar kelas.
  8. Memilih alat dan teknologi yang tepat untuk menyelesaikan berbagai masalah dan menyelesaikan masalah.
  9. Memperlihatkan pemahaman tentang konsep hardware, software, algoritma dan aplikasi praktisnya.
  10. Menemukan dan mengevaluasi keakuratan, relevansi, ketepatan, kelengkapan dan bias pada sumber informasi elektronik berkaitan dengan masalah dunia nyata.
  11. Memahami graf sebagai alat untuk mereprentasikan permasalahan dan solusi untuk masalah yang kompleks.
  12. Memahami dasar logika dan kegunaanya untuk menyelesaikan masalah dunia nyata.

Kelas 9 atau 10, masuk ke tingkat 2, topik materi adalah sebagai berikut:

  1. Prinsip organisasi komputer dan komponen utamanya (input, output, memori, penyimpanan, pemroses, software, sistem operasi dan sebagainya)
  2. Langkah-langkah dasar pemecahan masalah secara algoritmik (pernyataan masalah dan eksplorasi, pemeriksaan terhadap instance, perancangan, coding, testing dan verifikasi)
  3. Komponen dasar jaringan komputer (server, proteksi file, protokol routing untuk komunikasi/koneksi, spoolers dan queues, shared resource dan fault tolerance)
  4. Organisasi elemen internet, rancangan web page (form, text, graphic, client-and-sever side script) dan hypermedia (link, navigasi, search engine, interpretasi dan evaluasi).
  5. Pengertian hirarkis dan abstraksi computing, termasuk bahasa tingkat tinggi, translasi (compiler, interpreter, linking), bahasa mesin, set instruksi dan sirkuit logic.
  6. Hubungan antara matematika dan ilmu komputer: termasuk angka biner, logika, himpunan dan fungsi.
  7. Pengertian komputer sebagai model tingkah laku cerdas (pergerakan robot, pengenalan suara dan bahasa dan computer vision) dan yang membedakan antara manusia dan mesin.
  8. Contoh-contoh (seperti membuat program sistem penjawab telepon) yang mengidentifikasikan  penggunaan yang luas dan lintas-disiplin komputer dan algoritmik  untuk menyelesaikan masalah pada dunia modern.
  9. Masalah etika yang berkaitan dengan komputer dan jaringan (termasuk keamanan, privasi,  hak cipta, keuntungan dan kerugian public domain software, dan kehandalan informasi pada internet) dan pengaruh positif maupun negatif dampak teknologi pada kebudayaan.
  10. Mengidentifikasi berbagai macam karir di bidang komputasi dan hubungannya dengan materi yang dipelajari (misalkan spesialis IT, perancang web page, sistem analis, programmer, CIO).

Kelas 10 atau 11  (tingkat 3,  merupakan pilihan bagi siswa yang berminat)

  1. Dasar-dasar proses perancangan software dan pemecahan masalah, termasuk style, abstraksi dan pengantar correctness dan efisiensi sebagai bagian dala perancangan software.
  2. Struktur data sederhana dan penggunaanya.
  3. Topik pada matematika diskrit: logika, fungsi, set dan kaitannya dengan ilmu komputer.
  4. Perancangan usabilitas: perancangan halaman web, game interaktif,  dokumentasi.
  5. Dasar rancangan hardware.
  6. Tingkatan bahasa, perangkata lunak dan translasi: karakteristik compiler, sistem operasi dan jaringan.
  7. Keterbatasan computing: apa yang “berat” secara komputasional? (contoh: pemodelan laut, kontrol lalulintas udara, pemetaan gen) dan masalah yang tidak dapat dipecahkan secara komputasional.
  8. Prinsip rekayasa software:  proyek software, tim, software life cycle.
  9. Masalah sosial: software sebagai hal intelektual, praktek professional.
  10. Karir di bidang komputasi: ilmuwan di bidang ilmu komputer,  insinyur, information technologist.

Kelas 11 atau 12, merupakan tingkat 4 dan bersifat pilihan. Topik-topiknya mencakup:

  1. Advanced Placement (AP) Computer Science, ini semacam program yang SKS-nya dapat digunakan saat melanjutkan ke tingkat S1.
  2. Project based course, semacam tugas akhir.
  3. A vendor-supplied course berkaitan dengan sertifikasi, diberikan oleh vendor semacam Microsoft, Sun, Oracle.

Komentar saya:

  • Tingkat 1 lebih ke arah aplikasi teknologi komputer dan tingkat 2 ke arah ilmu komputer.
  • Pilihan di tingkat tiga dan empat terlihat berat,  walaupun bukannya tidak mungkin juga bagi siswa yang berminat.  Saya bisa katakan itu karena saya juga belajar pemrograman saat SMP (tahun 89-an) dan assembler saat berada di kelas 2 SMA di tahun 93-an  padahal waktu itu internet belum ada, sumber bacaan sangat minim, ditambah lagi tidak ada guru yang membimbing.
About these ads

12 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. wah, penasaran menunggu sambungannya nih pak.. hehe

  2. wah pak di tunggu sambungannya…
    penting nih buat calon pendidik, hehehe…

  3. OK, udah selesai sekarang :)

  4. seharusnya sejak kelas 3 sudah dikenalkan dengan namanya linux…
    biar bebas bajakan…

    linux forever….

    • Kalau dilihat dari kurikulumnya, sama sekali tidak disebut tools yang harus digunakan. Jadi diserahkan sesuai kondisi masing-masing sekolah. Menurut saya ini yang ideal, jangan terikat oleh tools.

  5. Bagus nih..terus berkarya dengan ide cemerlang para kaum muda..

  6. wah, kudu belajar terus nieh, maklum pemula…

  7. waduuh pak mengajar SMA….

    materi nya sama seperti saia kuliah

  8. minta kurikulum sd kls 1 s/d kls 6,
    terima kasih

  9. Keren pak, saya juga saat ini sedang menjadi Instruktur untuk Tingkat TK – SD

  10. Terima kasih pak Yudi, untuk ilmu dan sharing-nya yang telah memberikan pencerahan untuk saya..Kurikulum TIK sekolah Indonesia versi ACM


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 70 other followers

%d bloggers like this: